Berlangganan Via Email

Enter your email address:

Pencaker Minati Pemerintahan



 


SANGATTA - Penduduk Kecamatan Muara Ancalong  tahun 2010 terdata 14.577 jiwa. Rinciannya 7.437 jiwa laki-laki, dan 7.147 perempuan. Saat ini penduduk miskin Muara Ancalong menempati urutan kedua setelah Kecamatan Muara Bengkal pasca usaha kayu gelondongan.
Maka dari itu, khususnya para pencari kerja (pencaker), warga Kecamatan Muara Ancalong diakui Camat Syafranuddin, masih banyak yang berminat kerja di pemerintahan. Hal ini ditandai dengan banyaknya warga setempat yang meminta kepada camat untuk dibuatkan rekomendasi menjadi pegawai honorer dengan status Tenaga Kerja kontrak Daerah (TK2D).
Pencaker  tersebut menurut mantan kepala Bagian Humas Setkab ini, kebanyakan yang memohon dimuatkan surat rekomendasi adalah pencaker lokal. Hal itu menunjukan, bahwa pencaker lokal lebih cenderung bekerja di pemerintahan ketimbang sektor lainnya. Padahal, di wilayah Kecamatan Muara Ancalong khususnya, dan wilayah Kutim pada umumnya sedang marak pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit, dan sektor lainnya.
Tapi toh, pencaker lokal masih ingin bekerja di pemerintahan. Bahkan keinginan pencaker lokal khususnya, tiap tahun mengalami peningkatan untuk bekerja di pemerintahan. Padahal, penyediaan lapangan kerja saat ini yang lebih banyak adalah pada sektor perkebunan. Tapi pencaker tetap belum melirik serius untuk menjadi karyawan di sektor perkebunan.
Yang lebih ironis lagi, kata Ivan-sapaan akrab Syafranuddin, ada seorang yang pernah memohon agar diterima bekerja di kantor Kecamatan Muara Ancalong, padahal orang yang dimaksud itu sudah bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit. Yang gajinya kalau kerja di perkebunan kelapa sawit mungkin lebih besar dibanding gaji bekerja di kantor kecamatan.
 “Mereka (pencaker, Red.), bahkan ada yang telah bekerja di perusahaan sawit, namun masih saja ingin kerja di lingkungan kecamatan. Meski digaji di bawah satu juta rupiah sebulan,” bebernya.
Perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi dalam wilayah Kecamatan Muara Ancalong, kata Ivan, justru karyawannya lebih banyak orang pendatang. Orang-orang pendatang itulah yang mengisi lowongan kerja pada sektor perkebunan kelapa sawit.
Jika diamati masih sedikit warga Muara Ancalong yang bekerja di perusahaan kelapa sawit. Mereka masih teropsesi, bahwa bekerja di pemerintahan lebih menjanjikan dibanding kerja di perusahaan. Kendati di pemerintahan itu sendiri belum ada lowong yang dibuka formal.
Pemohon warga untuk dibuatkan remomendasi, kata Ivan, tidak hanya saat datang di kantornya –Kalinjau Ilir- Muara Ancalong, tapi permohonan rekomendasi untuk diterima bekerja di kecamatan, juga biasa melalui telepon. Bekerja di pemerintahan dengan status honorer belum ada jaminan untuk diangkat menjadi PNS (pegawai negeri sipil, Red.). Menjadi  tenaga honorer di pemerintahan yang status masa depannya belum jelas, lebih baik kerja di perusahaan yang hasilnya sudah pasti ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Random Ayat Al-Qur'an